Senin, 08 Juli 2019

Inilah Pentingya Kesadaran Diri Sebagai Manusia

Inilah Pentingya Kesadaran Diri Sebagai Manusia


Inilah Pentingya Kesadaran Diri Sebagai Manusia
Inilah Pentingya Kesadaran Diri Sebagai Manusia


toko kitab kuning jogja, toko kitab kuning jombang, toko kitab kuning karawang, toko kitab kuning kediri, toko kitab kuning kh. aziz tangerang banten, toko kitab kuning malang, toko kitab kuning martapura, toko kitab kuning medan, toko kitab kuning murah, toko kitab kuning on line,

Kesadaran Diri Sebagai Manusia

Kita sebagai manusia yang telah dikaruniai Allah Swt panca indra dan akal pikiran hendaknya sadar akan eksistensi diri kita sebagai khalifah di bumi ini; mengolah dan memanfaatkannya. Mengolah bumi dan isinya dengan sebaik-baiknya tanpa merusak keseimbangannya. Sebagaimana yang tersebut dalam al-Qur’an, bahwasanya Allah Swt menyerahkan urusan manusia kepada diri manusia sendiri, apakah ia akan melakukan perbuatan baik atau jahat.

Semua itu tergantung pada keinginan manusia itu sendiri. Begitu pula, baik buruknya balasan yang akan diterima, semuanya bergantung kepada perbuatan manusia itu sendiri. Akal pikiran dan panca indra saja tidaklah cukup untuk dijadikan petunjuk bagi manusia untuk melewati jalan yang panjang dan berliku-liku. Karena itu Allah Swt mengutus Nabi di setiap zaman dan kaum untuk menunjukkan jalan yang lurus dan benar bagi ummatnya, agar mereka semua selamat dan bahagia di dunia dan akhirat.

Nabi Muhammad adalah Nabi yang terakhir dan terbesar yang membawa misi penyempurnaan ajaran-ajaran Nabi sebelumnya. Risalah yang dibawa Nabi itulah di antara petunjuk-petujuk Allah Swt yang diberikan kepada hamba-Nya, tinggal mereka itu sendiri, apakah mau membuka hati untuk menerima hidayah itu ataupun tidak. Setelah itu manusia tidak bisa lagi mengajukan alasan dalam mempertanggungjawabkan amalan di hadapan Sang Khaliq nanti.
Namun kebanyakan manusia sekarang lupa akan dirinya, mereka lebih cenderung melakukan perbuatan batil. Padahal Allah Swt telah menurunkan petunjuk-petunjuk-Nya kepada Rasul-Nya Muhammad saw sebagai rahmatan lil’alamin. Bahkan Nabi Muhammad saw telah memberikan contoh dan pelajaran dalam sunnah-sunnahnya. Beliau bersabda: “Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihatku shalat.” (HR. Bukhari)


Hadits di atas secara tidak langsung memerintahkan ummatnya untuk melihat perbuatan dan tingkah laku Rasulullah saw yang harus kita tiru dan kita laksanakan. Kesadaran, itulah yang dibutuhkan manusia untuk menggapai semua itu, dengan hati kecil yang dimiliki yang selalu condong kepada kebenaran, hendaklah manusia menyadarkan dirinya dan mengikuti kata hatinya yang Insya Allah akan menuntunnya menuju jalan yang benar, serta sadar bahwa hawa nafsu wajid ditinggalkan, karena itu akan menuntunnya menuju kehancuran.

Manusia harus sadar bahwa waktu yang diberikan kepadanya harus digunakan secara efisien, sadar bahwa perintah Allah Swt harus dijalankan dan larangan-Nya harus ditinggalkan, karena semua itu demi kebaikan manusia itu sendiri. Manusia harus sadar bahwasannya Allah Swt Maha Pengasih dan Maha Penyayang, karena Dia tidak hanya menciptakan hawa nafsu, tapi juga menciptakan akal sehat, hati dan petunjuk-petunjuk yang dapat membentengi dan bahkan mengalahkan nafsu tersebut.

Akhirnya, kita sebagai manusia biasa hendak kita berbuat kebaikan dengan maksimal menurut kadar dan kemampuan kita. Apalagi dalam kondisi negara kita sekarang ini yang sedang dilanda krisis yang parah dalam bidang ekonomi, politik dan moral. Maka dibutuhkan kerja keras untuk keluar dari krisis tersebut. Kunci terakhir adalah kesadaan diri, dan itu ada pada tangan setiap orang, pilihannyalah yang akan menentukan masa depannya.

Allah Swt berfirman: “Jika kamu berbuat kebaikan maka kebaikan itu untuk dirimu sendiri dan apabila kamu berbuat kejahatan maka kejahatan itu untuk dirimu sendiri pula.” (QS. Al Isra:7)

Silakan klik, untuk Order Kitab Kuning Langsung!

https://wa.me/6287725003184
https://wa.me/6287725003184
https://wa.me/6287725003184